• Bertaubatlah, sebelum maut menghampiri dan menjemputmu
Selasa, 13 Januari 2026

Orang yang Berhak Menjadi Imam – Hadits Ke-329 Bab. Sholat Berjamaah dan Imam

Orang yang Berhak Menjadi Imam - Hadits Ke-329 Bab. Sholat Berjamaah dan Imam
Bagikan

 Kajian Kitab Bulughul Maram Masjid Al Iman Tanah Patah
Bab. Sholat Berjamaah dan Imam
Selasa 10 Rajab 1447H | 30 Desember 2025

KH. Muhammad Syamlan
Orang yang Berhak Menjadi Imam


HADITS KE-329

وَعَنْ أَبِي مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( يَؤُمُّ اَلْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اَللَّهِ, فَإِنْ كَانُوا فِي اَلْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ, فَإِنْ كَانُوا فِي اَلسُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً, فَإِنْ كَانُوا فِي اَلْهِجْرَةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ سِلْمًا -وَفِي رِوَايَةٍ: سِنًّا- وَلَا يَؤُمَّنَّ اَلرَّجُلُ اَلرَّجُلَ فِي سُلْطَانِهِ, وَلَا يَقْعُدْ فِي بَيْتِهِ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ”. ) رَوَاهُ مُسْلِم

Dari Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Yang mengimami kaum adalah orang yang paling pandai membaca al-Qur’an di antara mereka. Jika dalam bacaan mereka sama, maka yang paling banyak mengetahui tentang Sunnah di antara mereka. Jika dalam Sunnah mereka sama, maka yang paling dahulu berhijrah di antara mereka. Jika dalam hijrah mereka sama, maka yang paling dahulu masuk Islam di antara mereka.” Dalam suatu riwayat: “Yang paling tua.” “Dan Janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya dan janganlah ia duduk di rumahnya di tempat kehormatannya kecuali dengan seidzinnya.” Riwayat Muslim.

1. Seharusnya orang yang berhak menjadi imam itu adalah orang yang paling utama. Secara ilmu paling utama dan secara amalan juga utama. Imam bukan hanya diikuti saat sholat saja, tapi di luar sholat juga.

2. Pelajaran bagi umat islam dalam keseluruhan kekuasaan, seharusnya dalam seluruh kekuasaan itu tidak mengangkat pemimpin dalam kondisi apapun kecuali ahli. Dan syarat utama dalam soal kepemimpinan, yaitu amanah dan punya kompetensi. Allah ta’ala berfirman,

قَالَتۡ إِحۡدَىٰهُمَا يَٰٓأَبَتِ ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُ ۖ إِنَّ خَيۡرَ مَنِ ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ ٱلۡقَوِيُّ ٱلۡأَمِينُ

Artinya:
Salah seorang dari kedua wanita itu berkata, “Ya Bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita) karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”. (QS. Al-Qaşaş 28:26)

Nabi bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ضُيِّعَتْ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا أُسْنِدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ

Artinya:
Dari Abu Hurairah radhilayyahuanhu mengatakan; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi. Ada seorang sahabat bertanya; bagaimana maksud amanat disia-siakan? Nabi menjawab; Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu (HR. Al-Bukhari).

3. mamah kepemimpinan dalam islam itu adalah orang yang paling banyak Al Quran nya. Karena Al Quran merupakan dasar semua ilmu yang bermanfaat. Oleh karena itu yang disebut alim orang yang berilmu adalah orang yang paham Al Quran. Jadi standarnya adalah lebih mengetahui Al Quran dan memahaminya serta memahami bagaimana sholat itu. Karena itulah orang yang paling mengerti lebih didahulukan daripada orang yang hanya lebih banyak hafalannya tapi pemahamannya tidak banyak.

4. Jika hafalan Al Quran mereka sama, maka lebih diutamakan adalah yang paling mengerti tentang sunnah Nabi.

5. Jika pengetahuan hafalan Al Quran dan sunnah mereka sama, maka yang lebih diutamakan adalah yang lebih dulu berhijrahnya.

6. Jika semuanya itu sama maka yang lebih diutamakan adalah orang yang paling tua.

7. Urutan ini selayaknya diperhatikan ketika datangnya jamaah untuk melakukan sholat, atau hendak mengangkat imam suatu masjid. Tapi bila suatu masjid sudah ada imam tetapnya, maka dialah yang lebih didahulukan, walaupun datang orang yang lebih utama darinya. Tidak boleh mengimami sholat di tempat yang bukan daerah kekuasaannya.

8. Diantara orang yang berhak menjadi imam:

  • Pemimpin kaum muslimin dan yang menangani urusan mereka, lebih berhak di wilayah kekuasaannya daripada yang lain.
  • Tuan rumah lebih berhak menjadi imam daripada tamu
    Karena itu tidak boleh duduk di atas tempat kehormatan kecuali dengan seizinnya. Demikianlah urutan otoritas imamah sholat. Lebih di dahulukan yang lebih utama kemudian utama.

Karena itu para sahabat berdalih dengan ini dalam masalah khilafah. Maka para sahabat mengangkat Abu Bakar sebagai khalifah setelah wafatnya Nabi dengan mengatakan, “Rasulullah telah meridhoimu untuk urusan agama kami, maka mengapa kami tidak meridhoimu untuk urusan dunia kami?”

Dari sini kita menyimpulkan bahwa urutan ini hukumnya wajib dalam mengangkat pemimpin, yaitu paling utama kemudian yang utama. Sehingga dengan begitu urusan kita menjadi lurus dan kondisi kita menjadi baik, karena yang termasuk menyia-nyiakan amanah adalah menyerahkan urusan kepada yang bukan ahlinya.


Selengkapnya:

SebelumnyaInilah Janji Allah Kepada Orang Beriman dan Ancaman Bagi Orang KafirSesudahnyaKeutamaan Adzan - Riyadhusshalihin 1030
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *