SDIT RABBANI MEMANG BERKUALITAS
Sebagai wali murid, saya justru semakin yakin bahwa SDIT Rabbani adalah lembaga yang serius menjaga kualitas pendidikan. Dan memang benar-benar berkualitas. Dari penjelasan yang telah disampaikan pihak Kepala SDIT Rabbani, saya melihat bahwa setiap kebijakan yang diambil tentu memiliki pertimbangan, mekanisme, dan tanggung jawab yang tidak selalu dapat diketahui oleh publik secara utuh. Tak mungkin tiba-tiba, apalagi menyangkut pemberhentian guru. Pasti ada tahapan-tahapan yang tak mungkin diketahui secara umum. Pembinaan di Rabbani, dikenal sangat serius, boleh dikatakan tak ada di tempat lain. Setiap guru rata-rata pandai membaca bahkan minimal hafal 1 juz, guru apa pun. Yang umumnya mereka tak bisa baca Al-Quran dengan baik.
Maka sangat wajar, kalau ada guru yang tak disiplin diperingatkan dan kalau tidak bisa lagi ya diberhentikan. Meski, kasus tiga orang ini, saya dapat info langsung dari KH. Muhammad Syamlan, bahwa mereka ini masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mau disiplin.
Tapi aneh, diterima Ustadz Syamlan baik-baik dan secara lahir pun mereka pamit baik-baik, setelah saling minta maaf dan mengucapkan terima kasih, dan sang Ustadz pun mendoakan kebaikan buat mereka, ternyata mereka atau di antara mereka ada yang membuka aib sendiri. Jadi, akhirnya saya pun berkesimpulan wajar oknum guru yang seperti ini mendapatkan peringatan hingga diberhentikan.
Guru sangat penting lebih mengerti soal sopan santun, adab dan akhlak. Guru kalau tak jujur dan tak beradab untuk apa dipertahankan. Apalagi, setelah mendapat tunjungan sertifikasi lalu kurang disiplin, menjadi tinggi hati dan tak mau diingatkan.
Peristiwa ini juga mengajarkan kepada kita betapa pentingnya bersikap adil dalam menerima informasi. Jangan sampai kita langsung mempercayai sebuah pemberitaan hanya karena ramai dibicarakan atau karena berasal dari satu sudut pandang. Setiap persoalan selalu memiliki sisi lain yang juga perlu didengar.
Masyarakat yang cerdas adalah masyarakat yang mau mencari kejelasan, menelusuri sumber informasi, mendengar keterangan dari semua pihak yang terkait, kemudian baru mengambil kesimpulan. Sikap seperti inilah yang dapat mencegah kita dari prasangka, kesalahpahaman, bahkan kezaliman terhadap pihak lain.
Selamat SDIT Rabbani tambah jaya selalu.
